Friday, Jan 19th

Last update12:00:00 AM GMT

You are here: Pelayanan Kesehatan Poliklinik Spesialis Saraf

Poli Syaraf

E-mail Print PDF

ksyaraf

Jadwal Praktek Dokter Spesialis Syaraf

Pendaftaran online

 

Klinik Spesialis Syaraf RS Puri Cinere terletak di lantai 3.

Penyakit yang berhubungan dengan penyakit saraf antara lain :

  • Stroke
  • Vertigo
  • Tumor Intrakranial
  • Nyeri punggung bawah (NPB)
  • Epilepsi
  • Parkinsonisme
  • Trauma kepala
  • Demensia (Pikun)
  • Stroke
    Merupakan kelainan neurologik fokal yang timbul mendadak akibat gangguan aliran darah lokal di otak, dengan gejala klinis yang bervariasi tergantung pada sistem pembuluh darah yang terkena serta jenis stroke.

    Vertigo
    Keluhan ini dapat terjadi pada semua umur yaitu berupa sakit kepala yang disebabkan oleh adanya tarikan, pergeseran, reaksi inflamasi, spasme pembuluh darah atau regangan dari struktur-struktur yang sensitif di kepala dan leher. Biasanya penderita akan merasa sekeliling atau diri sendiri bergerak (seperti berayun, berputar, atau miring). Hal ini bisa disebabkan oleh kelainan alat keseimbangan.

    Tumor Intrakranial
    Gejala klinis umumnya dimulai dengan sakit kepala disertai adanya tanda-tanda neurologis fokal, kejang, atau perubahan kognitif/ kepribadian yang non spesifik, tergantung pada lokasi lesi.

    Nyeri punggung bawah (NPB)
    Adalah nyeri yang dirasakan pada punggung bawah, dapat berupa lokal, menjalar atau keduanya. Sekitar 90% NPB akut maupun kronik adalah jinak, dapat sembuh spontan dalam 4-6 minggu, namun cenderung berulang. Penyebabnya adalah kelainan muskuloskeletal, sistem saraf, vaskuler, viseral, dan psikogenik.

    Epilepsi
    Adalah manifestasi klinis kejang yang serupa dan berulang secara paroksismal yang disebabkan oleh hiperaktivitas listrik sekelompok sel saraf di otak yang spontan, bukan disebabkan oleh suatu penyakit otak akut.

    Parkinsonisme
    Adalah sindrom yang ditandai oleh tremor waktu istirahat, kekakuan, gerakan lambat dan hilangnya keseimbangan akibat penurunan kadar dopamin oleh berbagai sebab.

    Trauma kepala

    1. Simple Head Injury (SHI)
      Adanya cedera kepala tanpa diikuti gangguan kesadaran, amnesia, maupun gejala serebral lain
    2. Cedera kepala ringan (CKR)
      Merupakan gangguan neurologis ringan dengan timbulnya hilang kesadaran kurang dari 10 menit, dapat disertai amnesia retrograd, mual, muntah, nyeri kepala, atau vertigo.
    3. Cedera kepala sedang (CKS)
      Terjadi gangguan neurologis sedang dengan gangguan kesadaran kurang dari 6 jam.
    4. Cedera kepala berat (CKB)
      Gangguan neurologis berat yang ditandai dengan gangguan kesadaran lebih dari 6 jam dengan defisit neurologis yang jelas. Prognosisnya buruk dan jika sembuh selalu terdapat gejala sisa.

    Demensia (Pikun)
    Ialah keadaan kemunduran intelek, kepribadian, dan perilaku dengan gejala :

    1. Gangguan memori yang mempengaruhi ketrampilan pekerjaan
    2. Kesulitan mengerjakan tugas yang biasa dikerjakan
    3. Kesulitan berbicara dan berbahasa
    4. Gangguan pengenalan waktu dan tempat
    5. Kesulitan mengambil keputusan yang tepat
    6. Kesulitan berpikir abstrak
    7. Salah meletakkan barang
    8. Perubahan mood (alam perasaan) dan tingkah laku
    9. Perubahan kepribadian
    10. Kehilangan inisiatif.

    FASILITAS DIAGNOSTIK :
    Electro Enchephalografi (EEG)
    Merupakan pemeriksaan gelombang listrik di otak untuk mengetahui adanya kelainan- kelainan sebagai berikut :

    1. Epilepsi (ayan)
    2. Kejang dengan demam, atau kejang tanpa demam
    3. Sakit kepala menahun
    4. Migrain
    5. Radang otak
    6. Gegar otak
    7. Stroke
    8. Pikun
    9. Penyakit Parkinson
    10. Susah tidur
    11. Tumor otak.

    CT-Scan
    Pemeriksaan untuk mendapatkan gambaran jaringan otak dan sumsum tulang belakang.

     

    INFORMASI Klinik Syaraf RSPC
    Jl. Maribaya No.1 Puri Cinere, Depok 16514
    Tlp.(+62-21) 754 5488 ext. 1316