Friday, Jan 19th

Last update12:00:00 AM GMT

You are here: Home

Penyebab Kaki Kram dan Cara Mengatasinya

E-mail Print PDF

Penyebab Kram Kaki dan Cara Mengatasinya copy kecil

Semua orang memang bisa mengalami kram kaki, akan tetapi kondisi ini lebih sering menyerang ibu hamil atau para langsia. Mengapa lansia? Karena massa otot mulai berkurang pada usia 40 an, dan ini semakin diperparah kalau ia tidak aktif secara fisik.

Meski belum tahu apa penyebab pastinya, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kram kaki, seperti :

• Penyakit Addison (akibat kurangnya hormon dari kelenjar adrenal)
• Penyalahgunaan alkohol
• Sirosis (kekurangan hati kronis yang sifatnya jangka panjang)
• Diare
• Kaki Datar
• Operasi gastric bypass
• Hipotiroidisme
 Gagal ginjal kronis
• Hipokalemia (kondisi saat kalium dalam darah terlalu rendah)
• Hemodialisis (cuci tangan)
• Diabetes tipe 2
• Keracunan timah
• Sarkoidosis (radang organ karena sel radang bertumbuhnya terlalu banyak)
• Otot lelah
• Penyakit vaskular atau insufisiensi vena
• Gangguan saraf motorik
• Efek pil KB
• Parkinson
• Penyakit peripheral arterial
• Kelamilan, khususnya di trisemester terakhir
• Efek samping obat, termasuk terapi zat besi intravena dengan sukrosa, terapi pengganti hormon estrogen, naproxen, raloxifene dan teriparatide
 
Cara mencegah Kram Kaki
 
Anda juga dapat melakukan beberapa hal berikut untuk mencegah kram kaki
• Tidurlah dengan menyangga kaki menggunakan bantal atau biarkan kaki menggantung di ujung tempat tidur
• Biarkan selimut tetap longgar agar kaki dan jari-jarinya tidak sampai mengarah ke bawah selama tidur
• Kenakan alas kaki yang nyaman, khususnya kalau tekstur kaki datar atau ada ganggung kaki lainnya
• Berolahragalah sewajarnya dan hindari latihan keras dalam jangka waktu lama
• Terakhir, lakukan pemanasan sebelum mulai olah raga
 
Sumber : Mediskus.com